Terakhir di Update June 11, 2021
Tutorial kali ini saya buat karena kemaren-kemaren saya sempat kebingungan gimana caranya ngatur email hosting ke server yang berbeda.
Karena udah kebiasaan biasanya email hosting nyampur dengan website hosting untuk menghemat biaya yak. Tapi emang udah praktik umum adalah menggunakan akun host yang sama untuk email dan situs web.
Selain membahas tutorial nya kita juga akan ini membahas alasan mengapa kita dapat mempertimbangkan untuk menghosting email di server yang berbeda.
Mengapa Menghosting Email dan Situs Web di Server Berbeda
Biasa kalau udah beli paket hosting murah, secara default kita sudah bisa pakai untuk ngehost website dan email. Ya cara ini sih untuk menghemat biaya.
Namun ternyata bisa kok kita pisahin email server dan website server, nah berikut ini beberapa alasannya:
Lebih Andal dan Efektif
Kalau pake hosting murah yang digabung dengan hosting website, biasanya kita akan mendapatkan delay ketika mengirim pesan atau menerima email.
Apalagi kalau pakai email client SMTP (Mail, Outlook, dll) ataupun dengan konfigurasi POP3 di Gmail, biasanya terima email harus nunggu 1-5 menit dulu.
Selain itu kalau server email dan website digabung dan kita cuman pakai shared hosting, bisa-bisa email yang kita kirim masuk ke Spam karena servernya ditandai spam juga oleh email server penerima.
Nah kalau pakai email hosting berbeda biasanya lebih andal karena untuk beberapa penyedia email hosting memiliki konfigurasi sendiri yang memungkinkan email tidak tertandai spam atau bisa juga melindungi email kita dari serangan spam.
Tidak Ribet Kalau Pindah Hosting
Memindahkan situs web dan email yang berjalan di server hosting yang sama ke yang lain lebih kompleks dan menantang, terutama bagi orang yang tidak fasih. Secara khusus, memindahkan akun email lebih menantang. Namun, jika mereka berada di server yang berbeda, memindahkan situs web sendiri ke host lain jauh lebih mudah dan tidak membahayakan akun email dan data.
Pengalaman saya sih kalau pindah hosting itu kita harus buat akun email lagi di hosting yang baru, setup ke mail client, kemudian harus nunggu propagation lagi.
Apalagi kalau pakai POP3, frekuensi cek emailnya bisa turun karena pindah hosting. Dan yang lebih parah sih status email nya bisa kereset dan masuk blacklist kalau kita pindah ke hosting yang kacangan.
Cara Mengarahkan Email di Server Yang Berbeda
Nah diatas udah tau kan 2 alasan utama untuk menggunakan email server yang berbeda. Tapi kalau kalian ingin menghemat dana sih, gk ada masalahnya kok untuk tetap gunakan hosting yang sama.
Nah sebelum pindah, kita harus tahu dulu apa ingin menggunakan mail hosting khusus atau mail hosting biasa (shared hosting).
Karena kalau menggunakan mail hosting khusus, kita hanya perlu MX record saja. Sementara jika menggunakan shared hosting lain, kita butuh untuk setting A Record dan MX Record juga.
Jadi tutorial ini akan dibagi menjadi dua ya.
Mail Hosting Khusus
Apa itu mail hosting khusus? Ya contohnya seperti Gsuite / Google Workspace atau hosting khusus email yang sering ditawarkan provider hosting. Nih contohnya punyanya sih Niagahoster.
Dengan menggunakan mail hosting khusus kita hanya perlu mengarahkan MX record saja. Nah untuk MX Record silakan tanyakan ke penjual email hosting ya.
Kalau MX Record Google itu dibawah ini:
Nama/Host/Alias | Time to Live (TTL*) | Jenis Data | Prioritas | Nilai/Jawaban/Tujuan |
---|---|---|---|---|
@ atau dikosongkan | 3600 | MX | 1 | ASPMX.L.GOOGLE.COM |
@ atau dikosongkan | 3600 | MX | 5 | ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM |
@ atau dikosongkan | 3600 | MX | 5 | ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM |
@ atau dikosongkan | 3600 | MX | 10 | ALT3.ASPMX.L.GOOGLE.COM |
@ atau dikosongkan | 3600 | MX | 10 | ALT4.ASPMX.L.GOOGLE.COM |
Kalau sudah dapat MX Record masing-masing mail hosting, nah silakan ikuti cara dibawah ini:
- Masuk ke hosting cPanel dan pilih Zone Editor
- Kemudian pilih MX Record di Domain yang ingin digunakan
- Selanjutnya masukkin MX Record dan pilih Add an MX Record
- Kalau sudah masukkin semua MX Record nya, tinggal tunggu waktu propagasi biasanya 1-5 jam udah bisa kirim dan terima email.
Nah itu dia cukup mudah bukan kalau menggunakan Mail hosting khusus.
Selanjutnya bagaimana jika kita ingin menggunakan shared hosting yang berbeda sebagai mail hosting kita. Yuk cek tutorial dibawah.
Ini kasusnya kemaren saya handle klien untuk migrasi websitenya ke Shopify. Nah kalau shopify kan kita harus ngarahin A record ke record punya Shopify, dan kliennya masih ingin menggunakan hosting shared yang udah terlanjur kebeli sebagai mail hosting.
Nah silakan ikuti tutorial dibawah ini kalau teman-teman ngalamin kasus yang serupa ya.
Langkah pertama adalah mengarahkan mail.namadomainanda.com ke A Record punya hosting kalian. Selanjutnya baru setting MX record seperti tutorial diatas.
Kalau kalian belum tahu A Record hosting kalian, bisa masuk ke dashboard provider hosting, kemudian pilih hosting yang kalian miliki dan cek di IP Akun.
Kalau sudah tahu A Record hosting, sekarang langsung lanjut tutorial dibawah ini yak:
- Masuk ke Zone Editor dan pilih domain yang ingin diatur.
- Pilih A Record dan masukan mail.namadomainanda.com di kolom Name dan A Record di kolom Address
- Kalau sudah berhasil, selanjutnya tinggal ngatur MX Record seperti diatas. Tapi untuk kali ini MX Recordnya berbeda ya. Kali ini di kolom MX Record gunakan mail.domainanda.com di kolom Destination ya.
Kesimpulan
Sebagian besar perusahaan hosting mengatur email dan web hosting bersama-sama walaupun sebenarnya pada praktiknya bisa dipisah.
Kalau untuk perusahaan gede sih wajib banget punya email hosting khusus atau kalau yang punya duit langsung pakai Gsuite biar email deliverabilitnya lebih bagus.
Oh ya thanks buat Support dari RumahWeb.com. Ilmu kali ini saya dapat dan bisa bagikan berkat support nya yang maknyus. (Domain klien ada di rumahweb)
Saya belum pernah sih pakai rumahweb.com tapi sepertinya akan berpindah kesana. (Read: Niagahoster makin kesini supportnya makin anjlok, dilempar kesana kesini, ditanya A sampai Z sebelum dikasih jawaban).